seputar macet

tenang, jakarta belum sampai seperti ini kok.

tenang, jakarta belum sampai seperti ini kok.

sejak saya nyemplung (secara tidak sengaja) di dunia per-twitter-an, saya jadi suka mengamati dan menyimpulkan bahwa 65% ocehan (twitter berarti mengoceh bukan ?) orang-orang tak jauh-jauh dari keluhan. apapun dikeluhkan.

dan yang paling menarik adalah keluhan tentang macet. tak kurang dari 100 (seratus) input mengumpat kemacetan yang terjadi di jakarta setiap harinya. umpatan dan sumpah serapah terlempar dengan sengitnya seakan-akan sangat anti dengan jakarta.

namun apa? keesokan harinya dengan senyum semangat sambil mencium istri dan anak, mereka masuk ke mobil, menyalakan mesin dan…. nyemplung lagi ke jalan-jalan jakarta yang kemarin mereka umpat-umpat.

dan siangnya… mengumpat lagi.

(gambar: www.detiknews.com)