kebohongan masa kecil

children_safe_toybeberapa hari terakhir saya menjadi lebih sering melamun, entah apa sebabnya. dan 70% bahan lamunan saya berkutat di sekitar kenangan-kenangan masa kecil. ya, masa kecil seakan meninggalkan memori yang tak pernah kering.

salah satu hal yang paling saya ingat saat itu adalah kecenderungan untuk berbohong (pada umumnya saat berbincang dengan teman). entah apa sebabnya yang jelas anak-anak kecil pada masa saya dulu itu gengsinya luar biasa tinggi, lebih tinggi dari pohon-pohon kelapa yang sering kami panjat dengan gembira setiap sore.

saya pun demikian, saya ingat betul bagaimana dengan bangganya (dan bohongnya) saya mengatakan bahwa rumah saya memiliki antena parabola (entah apa sebutannya untuk antena jenis ini) anda pasti masih ingat sekitar tahun 90-an awal tingkat sosial masyarakat selalu dinilai dengan harta kekayaan yang umumnya ditandai dengan apa yang dimiliki. televisi, mobil, motor, sawah dan… antena parabola.

tentu saja teman-teman menjadi sangat “respect” terhadap saya. keadaan menjadi berbalik tatkala beberapa orang dari mereka berencana datang berkunjung ke rumah, bisa dibayangkan betapa paniknya saya pada saat itu, jangankan parabola, televisi saja masih hitam-putih dan hanya bisa menyiarkan tvri.

bahkan ada teman saya yang dengan berani (dan sok tau) mengatakan bahwa rumahnya dilengkapi dengan elevator, tentu saja pada waktu itu tak banyak yang tahu apa itu elevator. saya juga tak habis pikir dari mana teman saya mendengar istilah itu.

demikian, hari-hari berjalan dengan penuh keluguan. berbohong? ah, jangan terlalu dirisaukan. anak kecil akan mengagumi apa yang mereka dengar pada suatu hari dan akan melupakannya dengan mudah keesokan harinya. setidaknya itulah yang membuat masa kecil kami berlalu dengan kocak, harmonis dan selalu menyenangkan untuk diingat.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


12 Comments so far

  1.   yangputri on August 4th, 2009

    berbohong pada waktu kecil mah blom berdosa kali yeee….
    tapi kalo sekarang berbohong, wadooh ……… !!! :D
    makanya, bohongnya diabisin waktu kecil aja, jadi kalo udah gede udah bosen ngeboong.. :p

  2.   idana on August 4th, 2009

    kebohongan di waktu kecil udah biasa kali yaaa….karena di situ masanya kita mencari perhatian. tak jarang memang kita membuat kebohongan untuk dapat perhatian itu :D
    anak kecil mana yang gak suka jadi pusat perhatian. heheh

  3.   matanaga on August 4th, 2009

    berbohong identik dgn masalah harga diri
    ada baik, ada tidak nya
    kebanyakan….. tidak baiknya ;)
    Jarang anak kecil yg udah ngerti mana yg baik sama yg enggak, ya ndak ?

  4.   Juliawan on August 4th, 2009

    setuju kalo berbohong itu pasti kebanyakan ga ada baiknya

  5.   uni on August 4th, 2009

    hehe, rumah pake elevator??? waaah rumahnya berapa tingkat tuch :D salah satu ciri khas yg kerap ditemui pada anak kecil yaitu berbohong

  6.   rinjari on August 4th, 2009

    saling membanggakan diri dengan berbohong ya…
    lucu ya…. klw ingat zamannya masih kecil :)
    lam kenal yah

  7.   grubik on August 4th, 2009

    Wakaka.., kebohongan yg indah yo?
    Kadang, bohong itu menyehatkan…

  8.   sakurata on August 5th, 2009

    Dan satu hal…
    Biasanya sebuah kebohongan akan menciptakan kebohongan yang baru. Jadi ingat juga di masa kecil dulu, tidak jarang sering berbohong terutama kalo ditanya sudah mandi apa belum, hehehe

  9.   morishige on August 5th, 2009

    hehe.. iya tuh. masa kecil itu adalah masa yang penuh kegengsian… huehehe..

  10.   Hilman on August 5th, 2009

    Asal jangan kebawa sampe gede aja kebiasaan bohongnya… :)

  11.   anny on August 5th, 2009

    Konsekuensi bohong itu adalah membodohi diri sendiri ya

  12.   Aribicara on August 5th, 2009

    Wakakak….

    Kalau ak langsung cri wajan yg gede lalu ak balik dan bilang,ini parabolaku :-Dckckck..

Leave a reply