siapa takut ?

boss.gif

suatu pagi (mungkin lebih benar dikatakan siang) ketika saya hendak berangkat kerja, seorang teman kost bertanya, “setiap hari berangkat sesiang ini? tidak takut kena marah si bos?”.
pertanyaan yang singkat memang, tapi lagi-lagi cukup menarik perhatian saya. satu kata yang saya tangkap, takut.

apa saya merasa takut pada atasan? setelah beberapa hari saya perhatikan diri saya sendiri, ternyata jawabannya adalah, tidak!. lho, mengapa?

awalnya saya sedikit khawatir juga, apa saya sedang tidak normal? mengingat karyawan pada umumnya akan selalu merasa takut kepada atasan mereka. terlambat masuk kantor, terlambat mengerjakan tugas dan sebagainya. tapi belakangan saya mulai mensyukuri ke-tidak-takutan saya.

disadari atau tidak, jakarta telah membuat penghuninya menjadi orang-orang yang ‘penakut’.
takut kena macet, takut terlambat ke kantor, takut kena marah bos, takut kena sp, takut di pecat dan ketakutan-ketakutan yang lain membuat manusia seakan berjalan dan bergerak di luar kemauan mereka sendiri, hidup pun menjadi seperti dikendalikan tangan-tangan lain. alangkah malang nya.

satu-satunya yang membuat saya tetap berangkat ke tempat kerja adalah karena memang ada yang harus saya lakukan. komitmen. lagipula selama masih ada orang-orang yang tetap membuat saya nyaman disana dan bisa diajak berdiskusi, mengapa tidak?

dan jika ada pertanyaan, kapan saya akan berhenti bekerja dan mencari pekerjaan lain? jelas sekali jika saya sudah mulai merasa tidak nyaman dan bila tidak ada yang bisa diajak ‘berbincang’ lagi. lalu apa yang bisa saya perjuangkan kalau sudah begitu..

jadi semoga setelah ini anda tidak bertanya lagi, ‘apa kamu tidak takut dipecat?’, dan pertanyaan-pertanyaan ber notasi ‘ke-takut-an’ yang lain.

oh ya, beberapa waktu lalu ketika saya membuat sebuah tulisan lain, beberapa rekan bertanya, “wah, berani sekali. apa tidak takut jika para atasan anda membaca postingan ini?”
saya jawab, “kalau begitu kebetulan sekali. kalau sudah pada baca, berarti saya tak perlu susah-susah menyampaikan kepada mereka, bukan ?”

jadi, masih takut ?


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


7 Comments so far

  1. [...] Read original post at http://betet.blogdetik.com/2008/08/15/siapa-takut/ [...]

  2.   paguman on August 15th, 2008

    heueheuheu, hari gene masih tatut ma bos…setubuh pokonya mah :D

  3.   kw on August 15th, 2008

    kalau tak ada ketakutan, industri tidak jalan mas.
    taku dibilang ga gaul, maka aku beli baju dan sepatu paling keren. :)

    takut kena phk, aku harus rajin-rajin bekerja

  4.   tonosaur on August 15th, 2008

    hmmm..
    menarik juga..
    pemikiran yang cukup berbeda dari umumnya manusia..
    hhmmm..

  5.   betet on August 15th, 2008

    kw: lho, siapa yg melarang untuk takut ? :D
    tonosaur: justru sekarang ini orang cenderung mencari yang berbeda. ya kan?

  6.   lion80 on August 16th, 2008

    pagi broooo,,,numpang lewat nihhhh,kunjungin ya ke blog kita

  7.   ngameli on August 21st, 2008

    Trus apa yang paling kamu takuti???

Leave a reply