jangan tangkap saya pak!

suatu hari di sebuah bank swasta indonesia:
saya: mbak saya mau mengurus klaim ***** (censored), sudah saya lengkapi administrasinya.
mbak-mbak: ya, bisa pak. bisa lihat buku tabungan, ktp sama kartu atm nya pak?
saya: oh, silakan mbak (sambil nyodorin kartu atm, buku tabungan plus ktp kampung)
mbak-mbak: (memeriksa berkas sambil mengernyitkan dahi) lho pak, ktp nya kok kadal.. ?
saya: what?? kadal? (agak tersinggung juga disamain ma kadal. binatang yang suka melet-melet)
mbak-mbak: itu lho pak, kadaluarsa! (si mbak berkata dengan bijaksana)
saya: JEGERRR. apa ??
mbak-mbak: ktp bapak sudah kadaluarsa dua bulan.
saya: (diam, sedang meresapi apa yang sebenarnya terjadi)
jadilah sampai sekarang saya seorang warga gelap tanpa identitas, terkatung-katung tanpa busana di kota besar yang keras dan kejam. Uohhh..!. dan semoga tak ada aparat yang iseng baca blog saya.
sampai laporan ini di-posting-kan, saya harus membawa paspor kemana-mana sebagai mandataris ktp yang sedang diurus di kampung.
dan taukah anda betapa paranoidnya jika kebetulan bertemu dengan polisi atau satpol pp di jalan. selain menahan kentut, yang bisa saya lakukan adalah memalingkan wajah jauh-jauh dari mereka (sambil berkata dalam hati, ‘jangan tangkap saya paaak’)
TIPS HARI INI *):
- setiap ber-ulang tahun sempatkanlah untuk memeriksa ktp anda, siapa tahu sudah kadaluarsa.
(* tips hari ini dipersembahkan oleh: Mbak-mbak teller bank.
Comments(13)
